Hibah Provinsi, Oknum Anggota Dewan Faksi Partai PKB Diduga Telah Tilep Anggaran Hibah Pembelian Terop dan Kursi

Foto : Oknum Anggota Dewan Faksi Partai PKB Diduga Diduga Telah Tilep Anggaran Hibah Pembelian Terop dan Kursi

PACITAN I jejakkasusustv.com – Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), diduga telah main tilep anggaran Hibah pembelian terop dan kursi yang di janjikan kepada masyarakat.

Hibah terop dan kursi tahun anggaran 2023 yang sampai sekarang belum di realisasikan oleh Oknum Anggota Dewan dari PKB yang berinisial RPA tersebut meliputi Desa Watupatok, Desa Tumpuk, Desa Ngunut dan Desa Petungsirang, ketiga Desa tersebut sudah terealisasi,hanya Satu Desa yang belum terealisasi diduga viktip yaitu Desa Tumpuk Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Menurut keterangan salah satu anggota pokmas Desa Tumpuk yang enggan di sebutkan namanya yang berinisial SG bahwa terop dan kursi yang akan di serahkan di Desa Tumpuk jumlah anggaran Rp. 50.000.000.(lima puluh juta rupiah) tersebut Viktip tidak realisasi dan tidak ada surat pertanggung jawaban (SPJ).

“Kami sampai saat ini belum merasa ada bukti penyerahan terop dan kursi tersebut, “terang SG nama samaran saat di konfirmasi, Kamis (29/2/2024).

Lanjut SG bahwa RPA cuman janji janji aja SG terakhir RPA menjanjikan dalam waktu dekat ini sekitar lima hari atau satu minggu terop dan kursi mau di kirim dan di serahkan ke pokmas tapi sampai hari ini tidak ada kabar dan janji tinggal janji.

SG berharap kepada aparat penegak hukum (APH) RPA tersebut segera di tindak tegas, supaya ada efek jera dan masyarakat kecil tidak di bohongi terus.

Kepala Desa Tumpuk Harjito mengatakan bahwa tidak tahu mengenai proposal hibah tersebut, dan tidak merasa menandatangani proposal tersebut. “Saya yakin bahwa proposal tersebut di duga tanda tangan dan stempel di palsukan oknum pokmas atau oknum Anggota Dewan,”pungkasnya.

Hingga berita ini di tulis dan di turunkan bahwa oknum anggota Dewan RPA tidak bisa di hubungi melalui pesan singkat WhatsApp atau telepon seluler.

  • Reporter: Hargo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *