Timbunan Limbah PT. Bumi Pandaan Plastik Diduga tidak mengantongi izin Disoal Gmicak

  • Whatsapp

PASURUAN | jejakkasustv.com – Pandaan Kabupaten Pasuruan melaporkan dari hasil aduan dari masyarakat sekitar perusahaan yg tidak mau di sebutkan namanya.tim turun ke pabrik PT bumi Pandaan plastik yang berada di Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Untuk Mendapatkan bukti akuntabel terkait aduan atau informasi yang di terima media jejakkasustv.com dan Gmicak langsung turun Lapangan melakukan klarifikasi ke perusahaan PT. Bumi Putra Pandaan, sekitar pukul 11.00, pada tanggal 03 Maret 2021 di temui salah satu Kepala Scurity dan beliau bilang ngapunten bapak pimpinan HRD nya sekarang lagi keluar ke dinas DLH Pasuruan ungkapnya. Lanjut dari keterangan Nara sumber yang tidak mau di sebutkan namanya bahwa pabrik PT. Bumi Pandaan plastik yang beralamatkan di Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Di duga: 1. Tidak memakai manivest 2. Ukl upl 3. sludgennya di Pendam 4. tidak punya TPS 5. ipal tidak memenuhi standar. Karena tidak punya TPS secara otomatis terjadilah damping untuk jenis limbah padat Sementara itu Ketua DPD /dewan pimpinan daerah Gmicak kabupaten Pasuruan akan menindak lanjuti dugaan terkait pelaporan yang tidak mau di sebutkan namanya atau aduan Ke Dinas DLH kabupaten juga DLH Propinsi Jawatimur. Perusahaan PT. Bumi Pandaan Plastik yang berada di wilayah Desa Nogosari Kecamatan pandaan Kabupaten Pasuruan Jawa Timur melanggar UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. -Dinas Lingkungan hidup Provinsi Jawa Timur, Adanya aduan dari warga yang tidak mau di sebutkan dan Pelaporan DPD kabupaten Pasuruan Gmicak, juga DLH Kabupaten Pasuruan tembusan DLH Propinsi Jawa Timur. Di mohon untuk menindaklanjuti dengan melakukan Verifikasi lapangan PT. Bumi Pandaan plastik Keterangan: PT.bumi Pandaan plastik adalah pabrik daur ulang plastik bersekala besar penghasil Limbah Bahan Baku beracun beralamatkan di Dusun Nogosari Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan jawatimur . Diketahui Pabrik PT.bumi Pandaan plastik. penghasil Limbah Bahan Baku beracun.membuang limbah cair/ padat jutaan liter/ ton yang di pendam. Nur Qomari atau yang biasa di panggil bang Ari Ketua dewan perwakilan daerah Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (GMICAK) Mengacu pada dasar Hukum : UU RI. No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. “Seharusnya PT. bumi pandaan tekstil yang Membuang Limbah ada Sangsi Pidana tidak hanya sangsi Administrasi” Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pasal 103, penghasil limbah B3 yang tidak mengelola, kemudian (Pasal) 104-nya tidak ada izin mengolah, itu ancamannya satu tahun (penjara) dan (denda) Rp 1 miliar, maksimal 3 tahun dan denda Rp 3 miliar. Pasal 103 UU Nomor 32 Tahun 2009, diatur bahwa setiap orang yang menghasilkan limbah B3 harus mengelola limbah yang dihasilkannya. “Setiap orang yang menghasilkan limbah B3 dan tidak melakukan pengelolaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah),”. Pasal 104 disebut bahwa setiap orang yang membuang limbah secara sembarangan dapat didenda maksimal Rp 3 miliar dan penjara maksimal 3 tahun. “Setiap orang yang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah),” Selaku dewan pimpinan daerah LSM ” Gmicak Minta, “PT bumi Pandaan plastik Ada Sangsi Pidana UU No. 32 tahun 2009. Jika Penerapan Sangsi Pidana tidak ada, Maka Ketua DPD nur qomari / Ari beserta Supriyanto als Ilyas Ketua umum Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (GMICAK) Akan Melaporkan ke Gakkum dan Menteri Lingkungan Hidup, Guna Meminta pelaku Dumping Limbah untuk di Proses sesuai prosedur Hukum yang berlaku. Ari Pria Sakti JK TV Pandaan – Pasuruan melaporkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *