Sorotan Pengembangan Wisata Alam Telaga Ngebel Ponorogo

  • Whatsapp

PONOROGO I Telaga Ngebel adalah danau alami di Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Kecamatan Ngebel terletak di kaki gunung Wilis. Telaga Ngebel terletak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Ponorogo atau yang terkenal dengan nama Kota Reog. Keliling Telaga Ngebel sekitar 5 km. Dengan suhu antara 20 – 26 derajat celsius, suhu dingin nan sejuk membuat pengunjung makin nyaman mengunjungi Telaga Ngebel. Selain Reog, Telaga Ngebel merupakan salah satu andalan wisata yang dimiliki Kabupaten Ponorogo. Air Telaga Ngebel berasal dari berbagai sumber. Paling besar dari Kanal Santen. Selain itu, ada sebuah sungai yang mengalir di Telaga Ngebel yang di bagian hulunya terdapat air terjun yang diberi nama Air Terjun Toyomarto. Pemerintah 6 Desa di Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo, yaitu Desa Gondowido – Desa Sahang – Desa Wagir Lor – Desa Pupus – Desa Talun dan Desa Ngebel adalah Desa penyangga dari Wisata alam Telaga Ngebel Ponorogo. Desa desa ini adalah, desa yang berada di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Kecamatan Ngebel Ponorogo. Salah satu pemangku wilayah Desa Ngebel, Mujiono mengaku masih kesulitan untuk mengembangkan kawasan wisata Telaga Ngebel dengan maksimal. Selama ini kawasan wisata ini dianggap masih stagnan dan kurang dilirik wisatawan dari luar daerah.  Mujiono Kepala Desa Ngebel, mengatakan bahwa Telaga Ngebel samapai saat ini menurutnya kurang diminati wisatawan luar daerah karena akses yang tidak representatif. Tidak ada akses yang menghubungkan Ponorogo ke Kota lain menjadi salah satu kendala.  Sebenarnya, kata Mujiono, kawasan Telaga Ngebel ini sudah berkembang dengan baik, mulai pelaku wisatanya, pelaku PKL dan penginapan. Di jelaskan Mujiono bahwa di wisata Telaga Ngebel ini yang khusus di wilayah Dasa Ngebel sudah ada 17 penginapan dan 200 pelaku PKL, untuk menata ini semua di butuhkan payung hukum yang jelas seperti Peraturan Daerah (Perda) dan sampai saat ini untuk penataan di wilayah Telaga Ngebel ini belum ada peraturan yang bisa mengatur itu, ” Terang Mujiono. Selain Perda untuk mengatur di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kata Mujiono akses transportasi juga sangat penting kalau menginginkan wisata telaga ngebel ini bisa sempurna. Sebab akses transportasi yang ada di kawasan wisata saat ini cukup sulit. Kawasan wisata ini hanya bisa diakses dengan jalur darat. Sedangkan jalur darat belum terkoneksi secara penuh. Anang Sastro, JK TV Melaporkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *