Perusahaan Penanaman Modal Asing Harus Izin Mentri, Benarkah APLS Bisa Membuktikan

Jejakkasustv.com l Kabupaten Kaur – Perusahaan pengolahan minyak kelapa sawit PT.APLS yang beralamat di Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu adalah satu² nya PMKS dengan penanaman modal asing (PMA)

Perusahaan ini bergerak di bidang pengolahan minyak kelapa sawit PMKS dan konon perusahaan ini beroprasi karna telah mempunyai perizinan keabsahan pertimbangan teknis air limbah untuk aplikasi ke tanah yang di keluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kaur dan telah mengantongi SLO baku mutu air limbah dari DPM PTSP Kabupaten Kaur tanggal 4/September/2020

Perusahaan APLS ini di kabarkan telah mengajukan pertek pemanpaatan air limbah untuk aplikasi ke tanah dengan nomor 660/09/DLH/KK/2023 dan pada tanggal 5/1/2023 pertek dari DLH Kabupaten Kaur di nyatakan batal demi hukum

Mengingat penerbitan persetujuan teknis dan kelayakan oprasional pengendalian pencemaran lingkungan berdasarkan Permen LHK Nomor 5 Tahun 2021 pasal 53 ayat 1 huruf b,Peraturan terbaru tentang Pertimbangan teknis pemanpaatan air limbah aplikasi ke tanah,perizinan berusaha berbasis resiko bukan lagi menjadi kewenangan Daerah (DLH) dan DPMPTSP Kabupaten Kaur melainkan menjadi kewenangan Mentri

Aktivis Kaur PR mengharap terutama kepada Bupati Kaur melalui Dinas teknis terkait untuk menelusuri Perusahaan PMA di maksut terutama pertek pemanpaatan air limbah untuk aplikasi ke tanah,apakah perusahaan sudah bisa membuktikan bahwa mereka telah mengantongi pertek dari Mentri atau masih tetap menggunakan pertek dari DLH Kabupaten Kaur

Di tegaskan PR perizinan berbasis resiko terutama perusahaan penanaman modal asing PMA bukan lagi kewenangan DLH Kabupaten Kaur melainkan sudah menjadi kewenangan Mentri ujar nya.

PR menambahkan apabila hasil pengecekan perizinan berbasis resiko belum bisa dibuktikan,Pemda Kaur jangan sampai ragu² mengambil tindakan,memberikan teguran atau peringatan tertulis dan sangsi penutupan sementara ujar nya

Kepala Dinas PMPTSP Saryoto.M.Ling menanggapi akan menelusuri perusahaan PMKS yaitu PT.APLS berdasarkan pemberitaan dari media online,mudah² an perusahaan PMA tersebut sudah mengantongi perizinan berbasis resiko dari Mentri LHK dan sebalik nya jika perusahaan PMA tidak dapat menunjukan perizinan akan di rapatkan dengan tim dan berkemungkinan kita ambil tindakan kata Saryoto kepada wartawan.Selasa 20/2/2204.Pimpinan APLS hingga berita dilansir upaya konfirmasi

Reza

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *