Keyakinan Zagoto Bantah terlibat Sebagai TPK, Desa Soto’o Jadi Sorotan saat Di audit Inspektorat Nisel

Nias Selatan — jejakkasustv.Com
Inspektorat Kabupaten Nias Selatan bersama tim dari PUTR Nias Selatan melakukan audit terhadap Desa Soto’o, Hilisimaetano, Kecamatan Mainamolo, Kabupaten Nias Selatan, pada Rabu (1/4/2026). Audit ini dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait dugaan pengelolaan anggaran desa.

Kegiatan audit tersebut turut dihadiri masyarakat setempat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta awak media sebagai bentuk partisipasi dalam pengawasan publik.
Tim audit memulai pemeriksaan dengan turun langsung ke lapangan untuk meninjau sejumlah pekerjaan fisik. Selanjutnya, pemeriksaan dilanjutkan di kantor desa dengan menelaah dokumen administrasi serta meminta keterangan dari pihak-pihak terkait.

Dalam proses pemeriksaan, tim audit mempertanyakan keberadaan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang bertanggung jawab atas pekerjaan desa. Namun, seorang yang disebut sebagai TPK justru membantah keterlibatannya dalam kegiatan tersebut.

“Saya bukan TPK. Saya hanya tercantum namanya saja. Uang tidak pernah melalui saya dan pekerjaan juga tidak melalui saya. Itu dibuat-buat oleh kepala desa,” ujarnya di hadapan masyarakat dan media.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian serius dalam jalannya audit, mengingat peran TPK sangat krusial dalam pelaksanaan kegiatan desa, khususnya dalam pengelolaan anggaran dan realisasi pekerjaan.

Ketua LSM GEMPUR (Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Negara), Markus Duha, yang turut memantau jalannya audit, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat Inspektorat Nias Selatan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Kami sangat antusias dengan kinerja Inspektorat Nias Selatan. Laporan terkait Desa Soto’o sejak Oktober 2025 hingga 1 April 2026 langsung ditindaklanjuti dengan audit di lapangan. Kami berharap ke depan hasilnya benar-benar transparan,” ujar Markus.

Selain itu, Ketua Investigasi Noverius Sadawa bersama tim juga mengikuti jalannya proses audit. Hadir pula Redaktur media Mimbar Bangsa, Waoli Lase, yang akrab disapa Walas.

Kehadiran masyarakat, LSM, dan media diharapkan mampu mendorong transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa.

Hingga berita ini diturunkan, proses audit masih berlangsung. Pihak Inspektorat Kabupaten Nias Selatan dijadwalkan melakukan pemanggilan terhadap pelapor pada Selasa mendatang guna memperoleh keterangan yang lebih lengkap dan mendalam terkait dugaan yang tengah diaudit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *