Bojonegoro | Sebuah gudang tempat penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan kantor proyek pembangunan di Desa Bulaklo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro ludes terbakar, Selasa, 6 Januari 2026.
Diduga, kebakaran tersebut terjadi akibat adanya korsleting listrik dari gudang solar yang menyambar ke tangki yang berisikan BBM. Hingga kini jumlah kerugian masih belum diketahui.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Ahmad Agus mengatakan, kebakaran itu diperkirakan terjadi pada pukul 11.00 WIB. Pos Sumberrejo yang menerima laporan kebakaran pukul 11.03 WIB, kemudian berangkat menuju lokasi.
Api baru berhasil dipadamkan oleh Petugas pada pukul 12.05 WIB, setelah petugas mengerahkan satu unit firedome 16 Pos Sumberrejo, satu unit firetruck pos Boureno, satu unit watersuplay pos kota, satu unit firedome pos kota, dua unit watersuplay BPBD, dengan dibantu 16 orang personil.
Ahmad mengatakan, kebakaran itu diduga terjadi akibat adanya konsleting listrik dari gudang solar yang menyambar ke tangki berisi BBM. Api kemudian membesar sehingga membakar kantor proyek rehabilitasi jaringan irigasi.
“Untuk kebakaran itu terjadi pada pukul 11.00 WIB dan dilaporkan ke Pos Sumberrejo, kemudian satu jam kemudian api baru bisa dipadamkan dan kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” kata Ahmad.
Dia menjelaskan, untuk total kerugian masih dalam proses perhitungan. Sementara untuk material atau aset yang terselamatkan adalah satu unit rumah Permanen milik Jafar berukuran 8x10m² senilai Rp350.000.000 dan gudang ukuran 8×20 m² total Rp.200.000.000.
“Untuk kendala yang dihadapi tidak ada. Kami selain melaksanakan Operasi Pemadaman Petugas juga memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat setempat terkait bagaimana cara mencegah kebakaran, penanganan awal kebakaran, sosialisasi terkait tupoksi Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro serta pembagian nomor Call Center,” pungkasnya






