Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Hj Sri Wahyuni telah sukses mengawal program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang dikenal dengan istilah bedah rumah

  • Whatsapp

PONOROGO | Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Hj Sri Wahyuni telah sukses mengawal program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang dikenal dengan istilah bedah rumah. Tak tanggung – tanggung, di tahun 2020 ini Sri Wahyuni bisa mengawal program BSPS sebanyak 1.000 unit rumah untuk masyarakat kurang beruntung di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Legislator dari partai NasDem dari dapil Jawa Timur (Jatim) VII itu menjelaskan bahwa, program BSPS yang di kawal sa’at ini dan telah direalisasikan di Kabupaten Ponorogo bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan.
Hj Sri Wahyuni saat ini terus monitoring dan memastikan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk masyarakat tetap berjalan lancer, sukses dan sesuai harapan. Program BSPS tahun ini di jelaskan Hj Sri Wahyuni ada 1.000 unit rumah dan menjangkau 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Ponorogo.
Dari hasil monitoring, program BSPS tahun 2020 ini, bisa dirasakan masyarakat di 49 desa yang ada di Kabupaten Ponorogo. “Insya Allah ke depan kita akan terus memperjuangkan program BSPS ini bagi masyarakat Kabupaten Ponorogo yang belum mendapatkan di tahun ini,” katanya Hj Sri Wahyuni, Rabu (16/9/2020).
Selain itu Sri Wahyuni mengaku melalui kewenangannya di Pusat akan terus bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk bersama-sama mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Indonesia, terutama di wilayah Jawa Timur dan khususnya di wilayah Kabupaten Ponorogo melalui BSPS.
Legislator Partai NasDem itu menambahkan bahwa BSPS dilaksanakan oleh masyarakat penerima bantuan secara swadaya dengan membentuk kelompok penerima bantuan secara tanggung renteng, gotong royong, dan berkelanjutan dengan anggaran yang ada. “Dalam proses pembangunan fisik rumah, masyarakat penerima bantuan didampingi para pendamping,” tandasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *