Seburuk-buruknya laki-laki sebandel-bandelnya laki-laki tetap ingin punya istri yang salehah” karena dari istri yang baik menularkan kebaikan kepada anak anaknya

Sebejat bejatnya laki-laki, Sebandel-bandelnya Laki-laki ia akan pilih istri yang baik-baik Shalehah

Penyusun : Supriyanto (ilyas) Ketua Umum Lembaga Suwdaya Masyarakat (LSM) Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (GMICAK):
Pernyataan “Sebejat bejatnya laki-laki ia akan pilih istri yang baik-baik

Sebejat bejatnya laki-laki ia akan pilih yang shaleha”

“Seburuk-buruknya laki-laki sebandel-bandelnya laki-laki tetap ingin punya istri yang salehah” karena dari istri yang baik menularkan kebaikan kepada anak anaknya.

Islam | Pernyataan bahwa dunia hanyalah hiburan, hiasan, dan tidak kekal dijelaskan dalam beberapa ayat Al-Qur’an, terutama dalam Surah Al-Hadid ayat 20 dan Surah Al-An’am ayat 32.

Berikut adalah beberapa ayat yang relevan:
Surah Al-Hadid (57): Ayat 20 : Ayat ini secara eksplisit menggambarkan sifat kehidupan dunia:
“Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba-lomba dalam hal kekayaan dan anak-anak…”

Di bagian akhir ayat ini juga disebutkan: “…Dan tidaklah kehidupan dunia kecuali hanya kesenangan (sementara) yang menipu.”

Surah Al-An’am (6): Ayat 32 : Ayat ini juga menekankan sifat sementara kehidupan dunia dibandingkan akhirat:
“Dan kehidupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?”

Surah Al-‘Ankabut (29): Ayat 64 :
Ayat ini memperkuat pandangan tersebut, menyatakan bahwa kehidupan yang sebenarnya adalah di akhirat: “Dan kehidupan dunia ini hanyalah senda gurau dan permainan.

Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.”
Inti dari ayat-ayat tersebut adalah peringatan agar manusia tidak terlena oleh gemerlap dan kesenangan duniawi yang bersifat fana, melainkan mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat yang kekal. Kejarlah akhirat dengan Ridha Allah.

Al-Qur’an mengingatkan bahwa kematian pasti datang, karena “setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati” (QS. An-Nahl: 116). Ayat lain menegaskan bahwa kematian akan mendatangi seseorang di mana pun ia berada, meskipun dalam benteng ya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *